<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>dr. Melya Warianto Sp AK</title>
	<atom:link href="http://doktermelya.dagdigdug.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://doktermelya.dagdigdug.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 16:57:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>PERAN AKUPUNKTUR  pada SINDROM  OVARIUM  POLIKISTIK  ( SOPK )</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/07/07/peran-akupunktur-pada-sindrom-ovarium-polikistik-sopk/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/07/07/peran-akupunktur-pada-sindrom-ovarium-polikistik-sopk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 11:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[Akupunktur]]></category>

		<category><![CDATA[sindrom ovarium polikistik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/07/07/peran-akupunktur-pada-sindrom-ovarium-polikistik-sopk/</guid>
		<description><![CDATA[Sindrom ovarium polikistik lebih dikenal dengan nama PCO (PolyCystic Ovarian syndrome)
Setiap 28 hari atau satu siklus haid, umumnya terjadi pematangan satu folikel dari satu ovarium dan dilepaskan sebagai sel telur yang matang. Bila ovarium tidak berhasil melepaskan sel telur dari folikel, maka akan terbentuk kista ovarium.
Kista ovarium merupakan kantong berdinding tipis berisi cairan yang berada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Sindrom ovarium polikistik lebih dikenal dengan nama <strong>PCO</strong> (<em>PolyCystic Ovarian syndrome</em>)</p>
<p class="MsoNormal">Setiap 28 hari atau satu siklus haid, umumnya terjadi pematangan satu folikel dari satu ovarium dan dilepaskan sebagai sel telur yang matang. Bila ovarium tidak berhasil melepaskan<span> </span>sel telur dari folikel, maka akan terbentuk kista ovarium.</p>
<p class="MsoNormal">Kista ovarium merupakan kantong berdinding tipis berisi cairan yang berada di dalam ovarium. Folikel yang berdiameter lebih dari dua sentimeter disebut kista ovarium.</p>
<p class="MsoNormal">Kista ovarium kecil dapat terjadi pada wanita sehat, tapi bila terdapat dalam jumlah yang lebih akan mengganggu pertumbuhan dan pematangan sel telur, sehingga tidak terjadi ovulasi.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>SOPK atau sindrom ovarium polikistik</strong> adalah sindrom adanya kista ovarium<span> </span>disertai kelainan produksi endokrin kompleks berupa meningkatnya hormon androgen, diabetes yang resisten insulin, resiko kardiovaskuler, dll.</p>
<p class="MsoNormal">Gejala yang timbul akibat hiperandrogen berupa gangguan ovulasi, gangguan haid, jerawat, penambahan berat badan, pertumbuhan bulu yang berlebihan di daerah laki-laki seperti kumis, bulu di lengan dan tungkai.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Karena tidak terjadi ovulasi, maka haid pun tidak datang sehingga mengganggu kesuburan<span> </span>dan terjadi infertilitas.</span></p>
<p class="MsoNormal">Angka kejadian SPOK 4-7 % dari wanita usia subur. Biasanya SPOK terdiagnosa setelah sekian tahun menikah belum juga hamil<span> </span>dan memeriksakan diri ke dokter kandungan.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Penatalaksaan</strong></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">Diet dan olahraga untuk menurunkan berat badan.</li>
<li class="MsoNormal">Perbanyak makan sayur dan buah yang kaya vitamin A, karotenoid dan vitamin B; hindari daging, keju, gorengan, alkohol, kafein, kurangi gula.</li>
<li class="MsoNormal">Pil KB untuk regulasi haid</li>
<li class="MsoNormal">Metformin untuk menurunkan gula darah</li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Obat-obatan      yang merangsang pematangan sel telur</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> <strong>Peran akupunktur</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Haid bisa terjadi jika terdapat cukup darah dalam rahim, aliran darah yang cukup ke dalam rahim merefleksikan fungsi/aktifitas organ baik, antara lain organ pembentuk darah, organ penyimpan darah, organ sirkulasi darah, organ pembawa cikal genetik. </span></p>
<p class="MsoNormal">Akupunktur dapat memberi kontribusi memperbaiki siklus haid.</p>
<p class="MsoNormal">Pada kasus PCO, akupunktur dapat membantu menyembuhkan jerawat, memperbaiki metabolisme, menurunkan berat badan.</p>
<p class="MsoNormal">Akupunktur juga melancarkan sirkulasi darah daerah rongga panggul, daerah ovarium, sehingga dapat membantu proses pertumbuhan dan pematangan folikel.</p>
<p class="MsoNormal">Bila terapi hormon atau obat pemacu pematangan sel telur digabungkan dengan akupunktur, diharapkan pertumbuhan dan pematangan sel telur dapat lebih optimal, sehingga dapat terjadi ovulasi.<span> </span></p>
<p class="MsoNormal">Ovulasi inilah yang diharapkan, sehingga memungkinkan terjadinya pembuahan dan kehamilan. Inilah yang dinanti-nantikan oleh wanita penderita PCO yang sedang menantikan buah hati.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Mudah-mudahan akupunktur membantu wanita dengan PCO lebih cepat hamil. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=25&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_25" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/07/07/peran-akupunktur-pada-sindrom-ovarium-polikistik-sopk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>AKUPUNKTUR  mencegah NPH pada HERPES  ZOSTER</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/29/akupunktur-mencegah-nph-pada-herpes-zoster/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/29/akupunktur-mencegah-nph-pada-herpes-zoster/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 09:13:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Bila terapi akupunktur dilibatkan sejak awal pada pengobatan penyakit Herpes Zoster, akan mempercepat penyembuhan, mengurangi rasa nyeri dan panas, menghindari terjadinya komplikasi NPH (Nyeri Pasca Herpes = Post Herpetic Neuralgia )
Herpes zoster adalah suatu penyakit pada kulit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster, yang berkembang-biak, merusak dan menyebabkan peradangan di ganglion sensoris.  Kemudian virus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>Bila terapi akupunktur dilibatkan sejak awal pada pengobatan penyakit Herpes Zoster, akan mempercepat penyembuhan, mengurangi rasa nyeri dan panas, menghindari terjadinya komplikasi NPH (Nyeri Pasca Herpes = Post Herpetic Neuralgia )</strong></p>
<p class="MsoNormal">Herpes zoster adalah suatu penyakit pada kulit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster, yang berkembang-biak, merusak dan menyebabkan peradangan di ganglion sensoris.<span>  </span>Kemudian virus menyebar dari saraf tepi menuju kulit serta menimbulkan manifestasi klinis yang khas di kulit, yaitu dimulai dengan rasa gatal, panas, kesemutan atau rasa nyeri yang parah pada daerah saraf sensoris yang meradang, berbentuk tali lebar di dada, punggung, muka, leher. Biasanya satu sisi. Setelah beberapa hari muncul ruam berbentuk lepuh kecil yang berkelompok berisi cairan, kemudian cairan dalam lepuh ini berubah jadi nanah kental dan mengering, ada kemungkinan lepuh ini pecah dan meninggalkan bekas keropeng.</p>
<p class="MsoNormal">Biasanya ruam hilang dalam beberapa minggu, tetapi kadang meninggalkan rasa nyeri yang parah yang dapat bertahan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Kondisi ini disebut PHN (Post-herpetic Neuralgia) atau NPH (Neuralgia Pasca Herpes).</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Penatalaksanaan</strong></p>
<p class="MsoNormal">ditujukan untuk :</p>
<ul>
<li>mempercepat penyembuhan kelainan kulit<span> </span></li>
<li>mengurangi rasa nyeri yang akut </li>
<li>pencegahan pembentukan jaringan parut</li>
<li>mencegah terjadinya komplikasi NPH (nyeri pasca herpes)</li>
</ul>
<div>topical : tergantung stadium, bisa salep, kompres, bedak</div>
<div>sistemik: antiviral, analgetik, roboransia</div>
<div>NPH: amitriptilen, akupunktur</div>
<div></div>
<p class="MsoNormal"><strong>Kapan sebaiknya terapi akupunktur dilakukan ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Umumnya pasien herpes zoster dirujuk ke bagian akupunktur bila pasien sudah menderita NPH dan tidak sembuh dengan obat-obatan. Bila NPH masih relatif singkat akupunktur dapat menyembuhkannya, tapi bila sudah berlangsung tahunan pengurangan nyerinya tidak tuntas.</p>
<p class="MsoNormal">Alangkah baiknya bila terapi akupunktur sudah dilibatkan sejak awal pengobatan.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Akupunktur dapat mempercepat proses penyembuhan lokal, mencegah pecahnya bintil berisi cairan, mengurangi rasa nyeri dan panas karena adanya radang. Yang terpenting adalah terapi akupunktur sejak stadium awal<span>  </span>dapat mencegah terjadinya komplikasi NPH.</strong></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=24&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_24" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/29/akupunktur-mencegah-nph-pada-herpes-zoster/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>AKUPUNKTUR pada kasus INFERTILITAS</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/19/akupunktur-pada-kasus-infertilitas/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/19/akupunktur-pada-kasus-infertilitas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 10:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Kasus infertilitas pada wanita terutama ditangani oleh dokter ahli kebidanan dan kandungan, bila diperlukan diatasi bersama dengan  ahli penyakit dalam, endokrin, bedah dan bagian lain.
Apakah akupunktur layak dilibatkan dalam menangani kasus infertilitas pada wanita ? 
Kita  simak dulu “keunikan” ilmu akupunktur.
Akupunktur adalah suatu metode pengobatan  yang berlandaskan “Teori Sistem Meridian”. Jaringan meridian tidak dipelajari dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Kasus infertilitas pada wanita terutama ditangani oleh dokter ahli kebidanan dan kandungan, bila diperlukan diatasi bersama dengan <span> </span>ahli penyakit dalam, endokrin, bedah dan bagian lain.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="ES">Apakah akupunktur layak dilibatkan dalam menangani kasus infertilitas pada wanita ? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="ES">Kita<span>  </span>simak dulu “keunikan” ilmu akupunktur.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Akupunktur adalah suatu metode pengobatan<span>  </span>yang berlandaskan “Teori Sistem Meridian”. Jaringan meridian tidak dipelajari dan tidak ditemukan pada ilmu anatomi yang kita pelajari di Kedokteran.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Sistem meridian atau <strong>“Jing Luo”</strong> adalah sistem jaringan yang terdiri dari <strong>“Jing”</strong> (= meridian utama) , dan <strong>“Luo”</strong> (= meridian cabang) yang berjalan membujur-melintang, menghubungkan seluruh bagian tubuh, yaitu organ dalam, anggota gerak, sistem sirkulasi, sistem muskuloskeletal, pancaindera dll menjadi satu kesatuan yang utuh. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Meridian <span> </span>adalah jalur tempat <strong>“Qi Xue”</strong> mengalir ( berfungsi memberi nutrisi bagi seluruh tubuh ), jalur mekanisme pertahanan tubuh, jalur penghubung bagian-bagian tubuh, jalur refleksi keadaan patologis organ tubuh ke permukaan tubuh.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Sistem meridian (<strong>Jing Luo),</strong> yaitu <strong>jing mai</strong> yang terdiri dari 12 meridian umum, 8 meridian istimewa, 12 meridian ranting, 12 meridian tendon, 12 meridian kulit; dan <strong>luo mai</strong> yang terdiri dari 15 bie luo, fou luo dan shun luo.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">12 meridian umum dan 8 meridian istimewa berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan fungsi sistem organ reproduksi. Diantaranya meridian limpa, lambung, hati, kandung empedu, dan ginjal melewati daerah paha, genital eksterna dan perut bagian bawah; tiga meridian istimewa Ren, Du dan Chong bermuara di rahim, Dai &#8220;mengikat&#8221; organ reproduksi pada posisinya. Meridian paru adalah bagian sistem paru yang <span> </span>merupakan sumber Qi tubuh, dan jantung adalah organ yang menguasai sistem sirkulasi darah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Terlepas dari berbagai teori “Timur” tentang sistem reproduksi, kecanggihan obat herbal untuk kesuburan dan penguat kandungan, kita coba manfaatkan keunggulan teori meridian yang memang tidak dianut di dunia Kedokteran Barat untuk menangani kasus-kasus kelainan fungsi organ tubuh.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Dengan teori meridian kita dapat mendiagnosa penyakit termasuk diagnosa infertilitas secara Timur. Dengan merangsang titik-titik tertentu pada jalur meridian dapat mempengaruhi fungsi /kerja suatu organ, termasuk memperbaiki fungsi organ reproduksi. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"><strong>Selama tidak ada kelainan anatomi, gangguan fungsi suatu organ dapat diperbaiki dengan terapi akupunktur.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Pada kasus penyakit organ reproduksi wanita, termasuk infertilitas, efek akupunktur adalah melancarkan aliran Qi Xue, menghangatkan<span>  </span>rongga panggul, sehingga dapat meregulasi pematangan ovum/sel telur, memperbaiki siklus haid, memperbaiki kwalitas dan kwantitas lendir serviks, akhirnya mempersiapkan “ladang persemaian” yang layak untuk janin tumbuh.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"><strong>Semoga tulisan ini dapat menginspirasi kita untuk melibatkan akupunktur dalam menangani kasus infertilitas pada wanita.</strong><span><strong>   </strong></span><span><strong>  </strong></span><span><strong> </strong></span></span></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=22&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_22" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/19/akupunktur-pada-kasus-infertilitas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>INFERTILITAS pada WANITA</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/08/infertilitas-pada-wanita/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/08/infertilitas-pada-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 09:09:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Infertilitas adalah keadaan seorang wanita  tidak dapat hamil secara alami dalam satu tahun setelah secara teratur menjalani aktifitas seksual tanpa kontarasepsi.
Faktor penyebab infertilitas bisa pada fihak wanita (istri) atau pria (suami) atau keduanya.
Yang akan dibahas dalam rangkaian tulisan ini adalah infertilitas pada wanita.
 
TINJAUAN  KEPUSTAKAAN  BARAT
 
Penyebab infertilitas pada wanita

faktor      vagina : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><span lang="ES">Infertilitas</span></strong><span lang="ES"> adalah keadaan seorang wanita <span> </span>tidak dapat hamil secara alami dalam satu tahun setelah secara teratur menjalani aktifitas seksual tanpa kontarasepsi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Faktor penyebab infertilitas bisa pada fihak wanita (istri) atau pria (suami) atau keduanya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Yang akan dibahas dalam rangkaian tulisan ini adalah infertilitas pada wanita.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="ES">TINJAUAN<span>  </span>KEPUSTAKAAN<span>  </span>BARAT</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="ES">Penyebab infertilitas pada wanita</span></strong></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">faktor      vagina : vaginismus, vaginitis</span></li>
<li class="MsoNormal">faktor serviks : polip, stenosis, non hostile mukus,      antibodi terhadap sperma</li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">faktor      uterus : mioma, endometritis, endometriosis, uterus bicornis, arcuatus</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">faktor      tuba fallopi: tuba buntu, penyempitan, perlengketan</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">faktor      ovarium : tumor, kista, gangguan menstruasi dengan/tanpa ovulasi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">faktor      hormon : gangguan hormon pada poros hipothalamus-hipofisis-ovarium</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">faktor      lain : obesitas, hiper/hipotiroid, penyakit sistemik lain</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="ES">Pemeriksaan yang dilakukan </span></strong></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Anamnesa:      riwayat pertumbuhan badan, penyakit sistemik yang pernah diderita, riwayat      operasi terutama operasi bagian perut bawah, riwayat kehidupan seksual<strong></strong></span></li>
<li class="MsoNormal">Pemeriksaan fisik: keadaan umum, pertumbuhan      rambut, lemak, seks sekunder<strong></strong></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Periksa      ginekologi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Pemeriksaan      mikroskopis cairan vagina</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Uji      pasca senggama</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Uji      lendir serviks</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">USG</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Biopsi      endometrium</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Histerosalphingografi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Laparaskopi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Pemeriksaan      hormonal<strong> </strong></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">dan lain-lain</span><strong></strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Pemeriksaan dilakukan oleh dokter ahli kebidanan dan kandungan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"><span>                                </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="ES">Penatalaksanaan</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Terapi medis</li>
<li class="MsoNormal">Terapi bedah</li>
<li class="MsoNormal">Condom therapy</li>
<li class="MsoNormal">Hubungan seksual terjadwal</li>
<li class="MsoNormal">Inseminasi buatan</li>
<li class="MsoNormal">IVF (in vitro fertilization = bayi tabung)</li>
<li class="MsoNormal">GIFT (gamet intra fallopian transfer)</li>
<li class="MsoNormal">ZIFT (zygote intra fallopian transfer)</li>
</ul>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>TINJAUAN KEPUSTAKAAN<span>  </span>TIMUR</strong></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>Organ uterus ditinjau dari kepustakaan Timur</strong></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Uterus atau rahim dalam bahasa mandarin disebut “zhi gong”, atau “bao gong”, atau “nu zhi bao”, artinya “istana anak”, “ruang kandungan”, “kandungan wanita”.</p>
<p class="MsoNormal">Uterus melalui meridian berhubungan langsung dengan organ Jantung dan Ginjal, dan melalui meridian Ren dan Chong berhubungan dengan organ Hati, Limpa, Paru dan Lambung.</p>
<p class="MsoNormal">Fungsi utama uterus adalah untuk haid/menstruasi dan tempat janin bertumbuh. Fungsi uterus amat dipengaruhi oleh fungsi organ tubuh, keadaan emosi dan mental wanita tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Suatu zat yang disebut <strong>“tian gui”</strong>, yaitu materi yang dihasilkan dari “essensi Ginjal” saat anak wanita memasuki fase kematangan seks, menentukan apakah organ reproduksi sudah siap berfungsi. <span lang="ES">Produksi <span> </span>“tian gui” ditandai wanita mendapat haid yang pertama (menarche) dan produksinya habis saat memasuki<span>  </span>usia menopause. Poros ginjal-tian gui-Chong Ren-rahim adalah rangkaian penentu terjadinya haid. Banyak faktor mempengaruhi kerja poros ini, antara lain kelainan bawaan, penyakit kronis, kelelahan fisik, mental dan emosi, ketidakselarasan Chong-Ren, ketidakseimbangan Qi-Xue, dll. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Jadi apakah haid seorang wanita normal atau tidak, apakah dapat menjadi hamil secara alami, <span> </span>dipengaruhi oleh kondisi fisik, mental dan emosi wanita tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Sindroma infertilitas pada wanita</strong></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Sindroma defisiensi      ginjal:</strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal">Kelainan bawaan, kelainan haid dengan siklus haid memanjang, darah haid sedikit, libido seksual menurun, badan kurus</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Sindroma      hati tertekan:</strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal">Siklus haid tidak teratur, gejala Premenstrual Sindrom seperti bengkak di payudara, emosi labil, mudah tersinggung</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Sindroma defisiensi      <span> </span>Xue / darah:</strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal">Fisik yang lemah, anemi, penyakit kronis, sakit berat, mengakibatkan tubuh kekurangan darah sehingga tidak terjadi haid.</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Sindroma reak      lembab:</strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal">Timbunan reak lembab atau lendir , kegemukan, siklus haid memanjang, banyak keputihan</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong>Sindroma      stagnasi darah:</strong></li>
</ul>
<p class="MsoNormal">Siklus haid memanjang, jumlah darah haid sedikit, berwarna gelap disertai gumpalan, dismenore.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong>Penatalaksanaan</strong></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Akupunktur</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Pengobatan      luar : cairan kompres, pencuci, obat oles dll</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Herbal </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Merupakan suatu terobosan baru apabila kita padukan terapi barat dengan terapi timur yang rasional untuk menangani kasus infertilitas. Pemeriksaan<span>  </span>dengan alat diagnostik yang modern akan memperoleh diagnosa yang lebih akurat. Namun diagnosa cara Timur yang sangat memandang<span>  </span>manusia secara holistik dan seutuhnya kadang bisa lebih “logis” menjelaskan patofisiologi terjadinya suatu kelainan.<span>   </span>Akupunktur sebagai pengobatan komplementer <span> </span>bila dilibatkan dalam menangani kasus infertilitas diharapkan akan meningkatkan angka keberhasilan pengobatan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Tulisan ini akan dilanjutkan dengan peran akupunktur pada kasus infertilitas karena PCO, non hostile mucus ( lendir serviks yang terlalu kental), vaginismus, unexplained infertility. Juga peran akupunktur dalam menambah keberhasilan inseminasi buatan dan program bayi tabung.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=21&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_21" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/05/08/infertilitas-pada-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TORTIKOLIS / SALAH BANTAL</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/03/13/tortikolis-salah-bantal/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/03/13/tortikolis-salah-bantal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 09:55:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/03/13/tortikolis-salah-bantal/</guid>
		<description><![CDATA[Leher kaku, nyeri, tak bisa menoleh ke kiri atau kanan, kadang-kadang tiba-tiba terjadi pada bangun pagi, disebut tortikolis atau “salah bantal”.
Penyebab
• Cedera atau terkilir pada otot leher
• Degenerasi otot leher dan tulang rawan sendi leher
• Rheumatism otot leher
Pengobatan
• terapi fisik
• pemijatan
• obat-obatan pengendur otot (muscle relaxant)
Tinjauan Kepustakaa Timur
“Salah Bantal” / Tortikolis terjadi akibat
• posisi tidur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Leher kaku, nyeri, tak bisa menoleh ke kiri atau kanan, kadang-kadang tiba-tiba terjadi pada bangun pagi, disebut <strong>tortikolis </strong>atau<strong> “salah bantal”.</strong></p>
<p><strong>Penyebab<br />
</strong>• Cedera atau terkilir pada otot leher<br />
• Degenerasi otot leher dan tulang rawan sendi leher<br />
• Rheumatism otot leher</p>
<p><strong>Pengobatan<br />
</strong>• terapi fisik<br />
• pemijatan<br />
• obat-obatan pengendur otot (muscle relaxant)</p>
<p><strong>Tinjauan Kepustakaa Timur</strong></p>
<p>“Salah Bantal” / Tortikolis terjadi akibat<br />
• posisi tidur yang salah<br />
• bantal yang terlalu tinggi atau rendah<br />
• leher terkilir<br />
• tengkuk dan leher terpapar angin dan dingin<br />
semua ini mengakibatkan aliran Qi (energi) dalam meridian sekitar leher terhambat, meridian tendon menjadi tegang sehingga timbul rasa kaku dan nyeri.</p>
<p>Jika anda mengalami hal demikian, cepat-cepatlah mencari pertolongan dengan akupunktur, karena dapat menyembuhkan dengan cepat. Pada kasus baru, 1-2 kali terapi sudah sembuh. Bila kaku leher sudah berlangsung agak lama, perlu penusukan 5-6 kali. Suatu pengobatan yang amat sederhana, murah dan manjur.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=20&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_20" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/03/13/tortikolis-salah-bantal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MENGATASI  BAU  MULUT (HALITOSIS)</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/17/mengatasi-bau-mulut-halitosis/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/17/mengatasi-bau-mulut-halitosis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 09:24:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/17/mengatasi-bau-mulut-halitosis/</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun rongga mulut tidak bermasalah, gigi dan gusi terawat, kebersihan mulut terjaga, sudah menghindari makanan yang berbau, tidak ada penyakit sistemik, tapi masih saja mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Dokter gigi dan dokter penyakit dalam sudah berupaya tetap saja mulut mengeluarkan bau tidak sedap sehingga amat mengganggu dalam pergaulan. Cobalah mencari pengobatan dengan akupunktur. 
Metode [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="3" face="Times New Roman">Meskipun rongga mulut tidak bermasalah, gigi dan gusi terawat, kebersihan mulut terjaga, sudah menghindari makanan yang berbau, tidak ada penyakit sistemik, tapi masih saja mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Dokter gigi dan dokter penyakit dalam sudah berupaya tetap saja mulut mengeluarkan bau tidak sedap sehingga amat mengganggu dalam pergaulan. Cobalah mencari pengobatan dengan akupunktur. </font></p>
<p><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Metode pengobatan akupunktur dapat membantu anda mengatasi bau mulut yang tidak diketahui penyebabnya dengan hasil yang memuaskan.</font></font></strong><strong><font size="3" face="Times New Roman"> </font></strong></p>
<p><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Tinjauan Kepustakaan Barat</font></font></strong><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"><strong>Halitosis </strong>adalah suatu keadaan terciumnya bau mulut pada saat seseorang mengeluarkan nafas, biasanya tercium saat berbicara.</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Tingkat halitosis saat ini dapat diukur dengan alat Halitometer.</font></p>
<p><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Penyebab bau mulut</font></font></strong></p>
<blockquote><p><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">1. yang bersumber dari dalam mulut</font></font></strong></p>
</blockquote>
<ul>
<li>     <font size="3" face="Times New Roman">Kebersihan mulut dan gigi</font></li>
<li>     <font size="3" face="Times New Roman">Jenis makanan yang dimakan</font></li>
<li>     <font size="3" face="Times New Roman">Penyakit pada gigi, mulut dan gusi.</font></li>
</ul>
<blockquote><p><font size="3"><strong><font size="+0"><font face="Times New Roman"> 2. yang bersumber bukan dari dalam mulut</font></font></strong></font>    </p>
</blockquote>
<ul>
<li><font size="3" face="Times New Roman">     Penyakit sistemik seperti penyakit ginjal, sirosis hepatis, diabetes melitus, tbc paru</font> </li>
<li><font size="3" face="Times New Roman">     Penyakit pada saluran pencernaan</font></li>
</ul>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Cara mengatasi bau mulut</font></font></strong></p>
<ul>
<li><font size="3" face="Times New Roman">Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut</font></li>
<li><font size="3" face="Times New Roman">Mengatur jenis makanan </font></li>
<li><font size="3" face="Times New Roman">Atasi penyakit sistemik yang mendasarinya</font></li>
</ul>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Tinjauan Kepustakaan Timur</font></font></strong><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Timbulnya bau mulut berhubungan dengan unsur &#8220;<em><strong>lambung panas</strong></em>&#8220;, &#8220;<em><strong>bekuan darah</strong></em>&#8220;, <em><strong>kelelahan</strong></em> dan lain-lain</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Gas dalam mulut merupakan <strong>penguapan “panas” dari organ dalam.</strong> </font></p>
<p><font size="3"><font face="Times New Roman"><strong>“Panas” ini dapat berasal dari</strong> :</font></font></p>
<p>     1.   <font size="3" face="Times New Roman"><strong>“panas”lambung yang menguap ke mulut </strong></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">      klinis tampak gusi merah bengkak berdarah, kebiasaan makan makanan pedas berlemak.</font></p>
<p>     2.    <font size="3" face="Times New Roman"><strong>timbunan makanan di lambung dan usus yang menghasilkan “panas”</strong></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">       terdapat gangguan pencernaan, sembelit </font></p>
<p><font size="3">·</font>     3.   <font size="3"><font face="Times New Roman">“reak panas”/ infeksi di paru-paru  </font></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Peran Akupunktur</font></font></strong></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Selain menjaga kebersihan gigi mulut dan mengatur jenis makanan, <strong>akupunktur</strong> <strong>dapat mengurangi “panas” dalam lambung dan</strong> <strong>usus, melancarkan fungsi pencernaan dan mengatasi sembelit</strong> sehingga tidak ada lagi “uap panas” tidak sedap yang naik ke mulut dan anda sembuh dari penyakit halitosis.</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Akupunktur dilakukan 2-3 kali seminggu sebanyak 8-10 kali.</font></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=16&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_16" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/17/mengatasi-bau-mulut-halitosis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>CARA MENGATASI ANAK YANG NGILER</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/03/cara-mengatasi-anak-yang-ngiler/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/03/cara-mengatasi-anak-yang-ngiler/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 10:52:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/03/cara-mengatasi-anak-yang-ngiler/</guid>
		<description><![CDATA[Rongga mulut bayi masih dangkal dan belum tumbuh gigi, tidak dapat menelan liur yang berkebihan, sehingga ngiler pada bayi adalah hal yang fisiologis. Tapi bila ngiler masih terjadi pada anak di atas tiga tahun perlu mendapat perhatian.
Ngiler bisa terjadi pada keadaan radang selaput lendir mulut dan tenggorokan, kelumpuhan otot pipi, sekuele radang otak, anak dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rongga mulut bayi masih dangkal dan belum tumbuh gigi, tidak dapat menelan liur yang berkebihan, sehingga ngiler pada bayi adalah hal yang fisiologis. Tapi bila ngiler masih terjadi pada anak di atas tiga tahun perlu mendapat perhatian.<br />
Ngiler bisa terjadi pada keadaan radang selaput lendir mulut dan tenggorokan, kelumpuhan otot pipi, sekuele radang otak, anak dengan keterlambatan pertumbuhan, sehingga terjadi gangguan menelan, dan liur mengalir keluar.</p>
<p><strong>Tinjauan Kepustakaan Timur</strong></p>
<p>Traditional Chinese Medicine beranggapan terjadinya ngiler berhubungan dengan <em><strong>disfungsi organ limpa lambung.<br />
</strong></em>1. defisiensi dan timbunan dingin di limpa-lambung, sehingga tak sanggup “menyerap” liur.<br />
2. timbunan “panas” di rongga perut, lembab panas meluap ke atas.</p>
<p><strong>Terapi</strong><strong><br />
</strong>1. jaga kebersihan rongga mulut<br />
2. atasi penyakit yang mendasari<br />
3. hindari makanan yang merangsang<br />
4. akupunktur</p>
<p><strong>peran akupunktur:</strong><br />
akupunktur menguatkan otot-otot menelan, meningkatkan refleks menelan, menghangatkan limpa-lambung yang dingin, menyalurkan lembab panas.</p>
<p>Terapi dilakukan seminggu 2 kali selama 6-10 kali tergantung keadaan pasien.<br />
Bila anak sehat dan normal pertumbuhannya, ngiler cukup diatasi dengan 5-6 kali penusukan.<br />
Bila ada keterlambatan pertumbuhan, selain mengatasi ngilernya akupunktur juga membantu keterlambatan perkembangan anak.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=19&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_19" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/02/03/cara-mengatasi-anak-yang-ngiler/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>CARA MENGATASI MIMISAN / EPISTAKSIS pada ANAK</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/23/cara-mengatasi-mimisan-epistaksis-pada-anak/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/23/cara-mengatasi-mimisan-epistaksis-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 10:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/23/cara-mengatasi-mimisan-epistaksis-pada-anak/</guid>
		<description><![CDATA[Mimisan kadang terjadi pada anak tanpa ada kelainan pada hidung atau penyakit darah. Tiba-tiba saja anak mimisan, terutama bila udara panas, terpapar terik matahari, kadang tanpa pencetus yang jelas. Darah berhenti setelah ditekan pada cuping hidung. Biasanya anak tetap sehat.
Untuk kasus mimisan seperti ini akupunktur memberi efek penyembuhan yang baik. 
 Tinjauan Kepustakaan Barat 
Mimisan adalah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="3"><font face="Times New Roman">Mimisan kadang terjadi pada anak tanpa ada kelainan pada hidung atau penyakit darah. Tiba-tiba saja anak mimisan, terutama bila udara panas, terpapar terik matahari, kadang tanpa pencetus yang jelas. Darah berhenti setelah ditekan pada cuping hidung. Biasanya anak tetap sehat.<br />
Untuk <strong>kasus mimisan seperti ini akupunktur memberi efek penyembuhan yang baik. </strong></font></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Tinjauan Kepustakaan Barat</font></font></strong><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"><strong>Mimisan </strong>adalah satu keadaan pendarahan dari hidung yang keluar melalui lubang hidung.</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Pendarahan hidung terjadi akibat lepasnya lapisan mukosa hidung yang mengandung banyak pembuluh darah kecil. </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><strong><font size="3" face="Times New Roman">Penyebab mimisan</font></strong></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><strong><font size="3" face="Times New Roman">Lokal: </font></strong></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Trauma seperti mengorek hidung, jatuh, terpukul, benda asing di hidung</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Pilek dan alergi, membuang ingus terlalu keras</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Mencium bahan kimia atau gas yang merangsang seperti bensin, asam sulfat, amonia</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Tumor di hidung</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Perubahan tekanan atmosfer yang mendadak pada penerbangan atau penyelam</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Sistemik </font></font></strong></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi, kelainan pembuluh darah</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Kelainan darah seperti gangguan pembekuan darah, turunnya trombosit, leukemia</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Infeksi sistemik seperti demam tinggi, demam berdarah</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Penyakit autoimun, gangguan hormonal</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Merokok, alkohol</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">Mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat pengencer darah, acetosal, ibuprofen</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Pertolongan saat mimisan</font></font></strong></p>
<p><font face="Times New Roman"><font size="3">1.</font>      <font size="3">Duduk sedikit membungkuk ke depan dan bernafas melalui mulut. (bila tidur terlentang, aliran darah ke hidung bertambah deras dan darah dapat tertelan)</font></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font size="3">2.</font>      <font size="3">Tekan bagian depan cuping hidung selam 5 menit dan kompres dingin/es pada tulang hidung</font></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font size="3">3.</font>      <font size="3">Bila setelah 5 menit masih tetap berdarah, bawalah ke dokter atau unit gawat darurat RS</font></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font size="3"><strong>Pencegahan</strong> </font></font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">jangan mengorek hidung terlalu keras</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">jangan membuang ingus keras-keras</font></p>
<p><font size="3">·</font>        <font size="3" face="Times New Roman">hindari asap/ gas bahan kimia</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Tinjauan Kepustakaan Timur</font></font></strong><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"><em><strong>Organ Paru</strong></em> mengusai <strong><em>Qi </em></strong>( energi ) seluruh tubuh, dan bermuara di hidung. <em><strong>Organ hati</strong></em> adalah tempat menyimpan darah. Darah dan Qi merupakan satu kesatuan yang memberi nutrisi bagi semua organ. Sedangkan meridian Lambung mengapit cuping hidung, dan meridian Usus Besar berawal di pangkal hidung. </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Keadaan “<em><strong>Paru panas” , “api lambung” dan “api hati</strong>”</em> dapat memacu aliran darah lebih deras dan melukai pembuluh halus di hidung sehingga terjadi perdarahan. </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Keadaan <strong><em>Qi yang lemah</em></strong> mengakibatkan pengendalian aliran darah terganggu dan mudah terjadi perdarahan.</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><strong><font size="3" face="Times New Roman">Penyebab mimisan pada anak</font></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><font face="Times New Roman"><strong><font size="3">1.</font>      </strong><strong><font size="3">PPL (Penyebab Penyakit Luar) </font></strong></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">yaitu segala macam infeksi yang mengakibatkan demam dan darah menjadi panas. Aliran darah yang  lebih cepat keluar melalui pembuluh darah halus di hidung.</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"><strong><font size="3">2.</font>      </strong><strong><font size="3">Penyebab dari Organ Dalam  </font></strong></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">Disfungsi organ dalam atau energi tubuh yang lemah tidak mampu mengendalikan aliran darah mengalir dalam pembuluh darah sehingga keluar dari pembuluh darah.</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">“<strong><em>Panas”</em></strong> yang tertimbun akibat gangguan fungsi organ memacu aliran darah lebih deras dan keluar melalui hidung </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font></p>
<p><font face="Times New Roman"><font size="3">3.</font>      <strong><font size="3">Lain-lain</font></strong></font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman">keracunan, trauma, tumor, benda asing</font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"> </font><font size="3" face="Times New Roman"> </font><strong><font size="3"><font face="Times New Roman">Peran akupunktur</font></font></strong></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"><strong>Akupunktur lebih berperan pada mencegah terjadinya mimisan pada anak yang sering mimisan</strong>. </font></p>
<p><font size="3" face="Times New Roman"><strong>Akupunktur <em>meredakan “api”</em>  dan <em>mendinginkan “panas</em>” yang berlebih sehingga aliran darah di hidung “tenang”, memperkuat kapiler di hidung sehingga tidak terjadi mimisan lagi. </strong></font></p>
<p><font size="3"><font face="Times New Roman">Pengobatan akupuntur dilakukan seminggu dua kali sebanyak 6-10 kali.  </font></font></p>
<p><font size="3"><font face="Times New Roman"></font></font></p>
<p><strong><font size="3" face="Times New Roman">Akupunktur memberi hasil terapi yang sangat baik pada kasus mimisan anak.</font></strong></p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=18&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_18" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/23/cara-mengatasi-mimisan-epistaksis-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PENGOBATAN  SERIAWAN  KRONIS / STOMATITIS APHTHOSA</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/13/pengobatan-seriawan-kronis-stomatitis-aphthosa/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/13/pengobatan-seriawan-kronis-stomatitis-aphthosa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 12:20:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/13/pengobatan-seriawan-kronis-stomatitis-aphthosa/</guid>
		<description><![CDATA[Seriawan (stomatitis) di dalam mulut adalah hal sepele, tapi ada sebagian orang yang tidak pernah bebas dari seriawan , yang lama belum sembuh, sudah tumbuh yang baru lagi. Seriawannya sulit sembuh sekalipun sudah ditutul dengan segala macam obat seriawan, makan berbagai jenis vitamin, berkumur dengan obat kumur.
Bila anda mengalami hal demikian, ada baiknya anda mencari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seriawan (stomatitis) di dalam mulut adalah hal sepele, tapi ada <strong>sebagian orang yang tidak pernah</strong> <strong>bebas dari seriawan</strong> , yang lama belum sembuh, sudah tumbuh yang baru lagi. Seriawannya sulit sembuh sekalipun sudah ditutul dengan segala macam obat seriawan, makan berbagai jenis vitamin, berkumur dengan obat kumur.<br />
Bila anda mengalami hal demikian, ada baiknya anda <strong>mencari pengobatan dengan akupunktur, dan anda akan terbebas dari seriawan berulang.</strong></p>
<p><strong>Tinjauan Kepustakaan Barat</strong></p>
<p><strong>Stomatitis </strong>adalah radang pada selaput lendir/mukosa dalam rongga mulut seperti pipi, gusi, bibir, lidah, langit-langit.<br />
Penyebabnya bisa berasal dari keadaan dalam mulut atau bagian dari penyakit sistemik.</p>
<p><strong>Penyebab yang berasal dari keadaan dalam mulut</strong> seperti<br />
• Kebersihan mulut yang kurang<br />
• Letak susunan gigi/ kawat gigi<br />
• Makanan /minuman yang panas dan pedas<br />
• Rokok<br />
• Pasta gigi yang tidak cocok<br />
• Lipstik<br />
• Infeksi jamur dan lain-lain.</p>
<p><strong>Bagian dari penyakit sistemik</strong> antara lain<br />
• Reaksi alergi : seriawan timbul setelah makan jenis makanan tertentu. Jenis makanan ini berbeda untuk tiap-tiap penderita.<br />
• Hormonal imbalance<br />
• Stres mental<br />
• Kekurangan vitamin dan mineral<br />
• Gangguan pencernaan<br />
• Radiasi.<br />
Seriawan bisa menyerang bayi sampai orang dewasa.</p>
<p><strong>Pengobatan<br />
</strong>• Hindari makanan seperti cabai, nenas<br />
• Sembuhkan penyakit atau keadaan yang mendasarinya.<br />
• Pelihara kebersihan mulut dan gigi.<br />
• Antibiotik, kortikosteroid, anti-viral, anti-jamur lokal.</p>
<p><strong>Tinjauan Kepustakaan Timur</strong></p>
<p>Radang selaput lendir mulut ini akibat adanya <strong><em>panas / api</em></strong> berlebihan di dalam badan yang bermanifestasi di selaput lendir mulut.</p>
<p><strong>Ada 2 tipe.<br />
</strong>Pertama, tipe <strong>ekses panas</strong> akibat pola makan yang salah yaitu terlalu banyak konsumsi makanan yang spicy, pedas, tinggi lemak, alkohol.</p>
<p>Kedua, tipe<strong> defisiensi Yin</strong> sehingga timbul panas palsu dalam badan, orang dengan defisiensi Yin menderita seriawan kronis berulang terutama bila ada kelelahan fisik atau mental, kurang tidur.</p>
<p><strong>Akupunktur bekerja dengan menghilangkan panas yang ekses, mengembalikan keseimbang Yin dan Yang agar selaput lendir mulut tidak menjadi korban panas berlebih dalam badan.<br />
</strong>Terapi dilakukan 2-3 kali seminggu sebanyak 8-10 kali</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=17&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_17" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/13/pengobatan-seriawan-kronis-stomatitis-aphthosa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>EAST meet WEST dalam PENGOBATAN  SINUSITIS KRONIS</title>
		<link>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/02/east-meet-west-dalam-pengobatan-sinusitis-kronis/</link>
		<comments>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/02/east-meet-west-dalam-pengobatan-sinusitis-kronis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 09:04:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doktermelya</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/02/east-meet-west-dalam-pengobatan-sinusitis-kronis/</guid>
		<description><![CDATA[Akupunktur dapat mengobati sinusitis dengan cara memperbaiki keadaan mukosa hidung dan sinus, mengurangi produksi ingus yang berlebih, mengurangi alergi dan menguatkan daya tahan tubuh.
Tinjauan Kepustakaan Barat
Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus paranasalis.
Sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat tulang tengkorak di sekitar wajah. Ada empat pasang rongga di sekitar hidung, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akupunktur dapat mengobati sinusitis dengan cara memperbaiki keadaan mukosa hidung dan sinus, mengurangi produksi ingus yang berlebih, mengurangi alergi dan menguatkan daya tahan tubuh.</p>
<p>Tinjauan Kepustakaan Barat</p>
<p>Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus paranasalis.<br />
Sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat tulang tengkorak di sekitar wajah. Ada empat pasang rongga di sekitar hidung, yaitu sinus frontalis di bagian dahi, sinus maksilaris di belakang pipi, sinus sphenoid dan sinus ethmoid  di belakang rongga mata dan di belakang sinus maksilaris.<br />
Rongga sinus berfungsi untuk meringankan tulang tengkorak.<br />
Dinding sinus terutama dibentuk oleh sel mukosa yang menghasilkan lendir, sel ini memiliki rambut halus (silia) yang selalu bergerak untuk mendorong cairan lendir keluar dari rongga sinus. Udara masuk dari hidung ke dalam sinus melalui lubang yang disebut ostia, lendir yang diproduksi oleh mukosa sinus keluar ke hidung juga melalui ostia.  </p>
<p>Penyebab  Sinusitis</p>
<p>Pembengkakan pada ostia sehingga lubang drainage buntu, yang mengakibatkan gangguan aliran udara dari dan ke rongga sinus, serta gangguan pengeluaran cairan  lendir dari dalam sinus. Lendir yang terkumpul di rongga sinus dalam jangka waktu lama merupakan media tumbuhnya jamur, bakteri dan virus.<br />
Penyebab buntunya ostia adalah demam, flu, alergi, tumor, trauma, pengentalan lendir sinus akibat pemakaian obat antihistamin,  penyakit fibrokistik, rusaknya rambut halus (silia) dalam sinus.</p>
<p>Gejala</p>
<p>•	sakit kepala<br />
•	nyeri daerah wajah<br />
•	demam<br />
•	perubahan warna ingus<br />
•	hidung tersumbat<br />
•	nyeri menelan,<br />
•	batuk<br />
•	postnasaldrip</p>
<p>Pengobatan</p>
<p>•	Antibiotika<br />
•	Analgetika<br />
•	Dekongestan<br />
•	Drainase cairan dengan cara pembedahan</p>
<p>Tinjauan Kepustakaan Timur</p>
<p>Hidung merupakan pancaindera yang termasuk dalam sistem paru (sistem pernafasan). Hidung terdiri dari hidung luar, rongga hidung dan rongga sinus.<br />
Organ tubuh yang terlibat baik fungsi fisilogis maupun patologis hidung adalah paru (sistem pernafasan), limpa-lambung ( sistem pencernaan / ketahanan tubuh ), hati-kandung empedu (emosi ), ginjal ( faktor bawaan), jantung (stresor).<br />
Meridian yang melewati sekitar hidung adalah St, Li, Si, Bl, Ht, Du, Ren, Yangjiao.<br />
Penyebab penyakit yang menyerang hidung adalah PPL (cuaca) angin, kering, dingin.</p>
<p>Terapi akupunktur dapat dilakukan sebagai terapi komplementer pada sinusitis akut, karena dapat mempercepat pemulihan mukosa hidung dan sinus, mengurangi alergi pada kasus alergi, meningkatkan daya tahan tubuh.<br />
Untuk kasus sinusitis kronis yang sudah diterapi oleh ahli THT, tapi pasien masih merasakan adanya postnasal drip yang tak sembuh-sembuh, hidung sering mempet atau selalu beringus, ada baiknya mencoba terapi akupunktur.<br />
Akupunktur dapat membatasi penggunaan obat dekongestan, analgetik dan antialergi. Dengan akupunktur yang teratur dapat memperbaiki mukosa hidung dan mukosa sinus, melancarkan hidung yang tumpat, mengurangi alergi, meningkatkan daya tahan tubuh<br />
Terapi dilakukan 2 kali seminggu selama 10 kali.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://doktermelya.dagdigdug.com/?p=15&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_15" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktermelya.dagdigdug.com/2009/01/02/east-meet-west-dalam-pengobatan-sinusitis-kronis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
