Bila terapi akupunktur dilibatkan sejak awal pada pengobatan penyakit Herpes Zoster, akan mempercepat penyembuhan, mengurangi rasa nyeri dan panas, menghindari terjadinya komplikasi NPH (Nyeri Pasca Herpes = Post Herpetic Neuralgia )

Herpes zoster adalah suatu penyakit pada kulit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster, yang berkembang-biak, merusak dan menyebabkan peradangan di ganglion sensoris.  Kemudian virus menyebar dari saraf tepi menuju kulit serta menimbulkan manifestasi klinis yang khas di kulit, yaitu dimulai dengan rasa gatal, panas, kesemutan atau rasa nyeri yang parah pada daerah saraf sensoris yang meradang, berbentuk tali lebar di dada, punggung, muka, leher. Biasanya satu sisi. Setelah beberapa hari muncul ruam berbentuk lepuh kecil yang berkelompok berisi cairan, kemudian cairan dalam lepuh ini berubah jadi nanah kental dan mengering, ada kemungkinan lepuh ini pecah dan meninggalkan bekas keropeng.

Biasanya ruam hilang dalam beberapa minggu, tetapi kadang meninggalkan rasa nyeri yang parah yang dapat bertahan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Kondisi ini disebut PHN (Post-herpetic Neuralgia) atau NPH (Neuralgia Pasca Herpes).

Penatalaksanaan

ditujukan untuk :

  • mempercepat penyembuhan kelainan kulit 
  • mengurangi rasa nyeri yang akut 
  • pencegahan pembentukan jaringan parut
  • mencegah terjadinya komplikasi NPH (nyeri pasca herpes)
topical : tergantung stadium, bisa salep, kompres, bedak
sistemik: antiviral, analgetik, roboransia
NPH: amitriptilen, akupunktur

Kapan sebaiknya terapi akupunktur dilakukan ?

Umumnya pasien herpes zoster dirujuk ke bagian akupunktur bila pasien sudah menderita NPH dan tidak sembuh dengan obat-obatan. Bila NPH masih relatif singkat akupunktur dapat menyembuhkannya, tapi bila sudah berlangsung tahunan pengurangan nyerinya tidak tuntas.

Alangkah baiknya bila terapi akupunktur sudah dilibatkan sejak awal pengobatan.

Akupunktur dapat mempercepat proses penyembuhan lokal, mencegah pecahnya bintil berisi cairan, mengurangi rasa nyeri dan panas karena adanya radang. Yang terpenting adalah terapi akupunktur sejak stadium awal  dapat mencegah terjadinya komplikasi NPH.

 

Kasus infertilitas pada wanita terutama ditangani oleh dokter ahli kebidanan dan kandungan, bila diperlukan diatasi bersama dengan  ahli penyakit dalam, endokrin, bedah dan bagian lain.

Apakah akupunktur layak dilibatkan dalam menangani kasus infertilitas pada wanita ?

Kita  simak dulu “keunikan” ilmu akupunktur.

Akupunktur adalah suatu metode pengobatan  yang berlandaskan “Teori Sistem Meridian”. Jaringan meridian tidak dipelajari dan tidak ditemukan pada ilmu anatomi yang kita pelajari di Kedokteran. 

Sistem meridian atau “Jing Luo” adalah sistem jaringan yang terdiri dari “Jing” (= meridian utama) , dan “Luo” (= meridian cabang) yang berjalan membujur-melintang, menghubungkan seluruh bagian tubuh, yaitu organ dalam, anggota gerak, sistem sirkulasi, sistem muskuloskeletal, pancaindera dll menjadi satu kesatuan yang utuh.

Meridian  adalah jalur tempat “Qi Xue” mengalir ( berfungsi memberi nutrisi bagi seluruh tubuh ), jalur mekanisme pertahanan tubuh, jalur penghubung bagian-bagian tubuh, jalur refleksi keadaan patologis organ tubuh ke permukaan tubuh.

Sistem meridian (Jing Luo), yaitu jing mai yang terdiri dari 12 meridian umum, 8 meridian istimewa, 12 meridian ranting, 12 meridian tendon, 12 meridian kulit; dan luo mai yang terdiri dari 15 bie luo, fou luo dan shun luo.

12 meridian umum dan 8 meridian istimewa berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan fungsi sistem organ reproduksi. Diantaranya meridian limpa, lambung, hati, kandung empedu, dan ginjal melewati daerah paha, genital eksterna dan perut bagian bawah; tiga meridian istimewa Ren, Du dan Chong bermuara di rahim, Dai “mengikat” organ reproduksi pada posisinya. Meridian paru adalah bagian sistem paru yang  merupakan sumber Qi tubuh, dan jantung adalah organ yang menguasai sistem sirkulasi darah.

Terlepas dari berbagai teori “Timur” tentang sistem reproduksi, kecanggihan obat herbal untuk kesuburan dan penguat kandungan, kita coba manfaatkan keunggulan teori meridian yang memang tidak dianut di dunia Kedokteran Barat untuk menangani kasus-kasus kelainan fungsi organ tubuh.

Dengan teori meridian kita dapat mendiagnosa penyakit termasuk diagnosa infertilitas secara Timur. Dengan merangsang titik-titik tertentu pada jalur meridian dapat mempengaruhi fungsi /kerja suatu organ, termasuk memperbaiki fungsi organ reproduksi.

Selama tidak ada kelainan anatomi, gangguan fungsi suatu organ dapat diperbaiki dengan terapi akupunktur.

Pada kasus penyakit organ reproduksi wanita, termasuk infertilitas, efek akupunktur adalah melancarkan aliran Qi Xue, menghangatkan  rongga panggul, sehingga dapat meregulasi pematangan ovum/sel telur, memperbaiki siklus haid, memperbaiki kwalitas dan kwantitas lendir serviks, akhirnya mempersiapkan “ladang persemaian” yang layak untuk janin tumbuh.

Semoga tulisan ini dapat menginspirasi kita untuk melibatkan akupunktur dalam menangani kasus infertilitas pada wanita.      

Infertilitas adalah keadaan seorang wanita  tidak dapat hamil secara alami dalam satu tahun setelah secara teratur menjalani aktifitas seksual tanpa kontarasepsi.

Faktor penyebab infertilitas bisa pada fihak wanita (istri) atau pria (suami) atau keduanya.

Yang akan dibahas dalam rangkaian tulisan ini adalah infertilitas pada wanita.

 

TINJAUAN  KEPUSTAKAAN  BARAT

 

Penyebab infertilitas pada wanita

  1. faktor vagina : vaginismus, vaginitis
  2. faktor serviks : polip, stenosis, non hostile mukus, antibodi terhadap sperma
  3. faktor uterus : mioma, endometritis, endometriosis, uterus bicornis, arcuatus
  4. faktor tuba fallopi: tuba buntu, penyempitan, perlengketan
  5. faktor ovarium : tumor, kista, gangguan menstruasi dengan/tanpa ovulasi
  6. faktor hormon : gangguan hormon pada poros hipothalamus-hipofisis-ovarium
  7. faktor lain : obesitas, hiper/hipotiroid, penyakit sistemik lain

 

Pemeriksaan yang dilakukan

  • Anamnesa: riwayat pertumbuhan badan, penyakit sistemik yang pernah diderita, riwayat operasi terutama operasi bagian perut bawah, riwayat kehidupan seksual
  • Pemeriksaan fisik: keadaan umum, pertumbuhan rambut, lemak, seks sekunder
  • Periksa ginekologi
  • Pemeriksaan mikroskopis cairan vagina
  • Uji pasca senggama
  • Uji lendir serviks
  • USG
  • Biopsi endometrium
  • Histerosalphingografi
  • Laparaskopi
  • Pemeriksaan hormonal
  • dan lain-lain

Pemeriksaan dilakukan oleh dokter ahli kebidanan dan kandungan

                               

Penatalaksanaan

  • Terapi medis
  • Terapi bedah
  • Condom therapy
  • Hubungan seksual terjadwal
  • Inseminasi buatan
  • IVF (in vitro fertilization = bayi tabung)
  • GIFT (gamet intra fallopian transfer)
  • ZIFT (zygote intra fallopian transfer)

 

TINJAUAN KEPUSTAKAAN  TIMUR

 

Organ uterus ditinjau dari kepustakaan Timur

 

Uterus atau rahim dalam bahasa mandarin disebut “zhi gong”, atau “bao gong”, atau “nu zhi bao”, artinya “istana anak”, “ruang kandungan”, “kandungan wanita”.

Uterus melalui meridian berhubungan langsung dengan organ Jantung dan Ginjal, dan melalui meridian Ren dan Chong berhubungan dengan organ Hati, Limpa, Paru dan Lambung.

Fungsi utama uterus adalah untuk haid/menstruasi dan tempat janin bertumbuh. Fungsi uterus amat dipengaruhi oleh fungsi organ tubuh, keadaan emosi dan mental wanita tersebut.

Suatu zat yang disebut “tian gui”, yaitu materi yang dihasilkan dari “essensi Ginjal” saat anak wanita memasuki fase kematangan seks, menentukan apakah organ reproduksi sudah siap berfungsi. Produksi  “tian gui” ditandai wanita mendapat haid yang pertama (menarche) dan produksinya habis saat memasuki  usia menopause. Poros ginjal-tian gui-Chong Ren-rahim adalah rangkaian penentu terjadinya haid. Banyak faktor mempengaruhi kerja poros ini, antara lain kelainan bawaan, penyakit kronis, kelelahan fisik, mental dan emosi, ketidakselarasan Chong-Ren, ketidakseimbangan Qi-Xue, dll.

Jadi apakah haid seorang wanita normal atau tidak, apakah dapat menjadi hamil secara alami,  dipengaruhi oleh kondisi fisik, mental dan emosi wanita tersebut.

 

Sindroma infertilitas pada wanita

 

  • Sindroma defisiensi ginjal:

Kelainan bawaan, kelainan haid dengan siklus haid memanjang, darah haid sedikit, libido seksual menurun, badan kurus

  • Sindroma hati tertekan:

Siklus haid tidak teratur, gejala Premenstrual Sindrom seperti bengkak di payudara, emosi labil, mudah tersinggung

  • Sindroma defisiensi  Xue / darah:

Fisik yang lemah, anemi, penyakit kronis, sakit berat, mengakibatkan tubuh kekurangan darah sehingga tidak terjadi haid.

  • Sindroma reak lembab:

Timbunan reak lembab atau lendir , kegemukan, siklus haid memanjang, banyak keputihan

  • Sindroma stagnasi darah:

Siklus haid memanjang, jumlah darah haid sedikit, berwarna gelap disertai gumpalan, dismenore.

 

Penatalaksanaan

 

  • Akupunktur
  • Pengobatan luar : cairan kompres, pencuci, obat oles dll
  • Herbal

 

Merupakan suatu terobosan baru apabila kita padukan terapi barat dengan terapi timur yang rasional untuk menangani kasus infertilitas. Pemeriksaan  dengan alat diagnostik yang modern akan memperoleh diagnosa yang lebih akurat. Namun diagnosa cara Timur yang sangat memandang  manusia secara holistik dan seutuhnya kadang bisa lebih “logis” menjelaskan patofisiologi terjadinya suatu kelainan.   Akupunktur sebagai pengobatan komplementer  bila dilibatkan dalam menangani kasus infertilitas diharapkan akan meningkatkan angka keberhasilan pengobatan.

 

Tulisan ini akan dilanjutkan dengan peran akupunktur pada kasus infertilitas karena PCO, non hostile mucus ( lendir serviks yang terlalu kental), vaginismus, unexplained infertility. Juga peran akupunktur dalam menambah keberhasilan inseminasi buatan dan program bayi tabung.

 

Leher kaku, nyeri, tak bisa menoleh ke kiri atau kanan, kadang-kadang tiba-tiba terjadi pada bangun pagi, disebut tortikolis atau “salah bantal”.

Penyebab
• Cedera atau terkilir pada otot leher
• Degenerasi otot leher dan tulang rawan sendi leher
• Rheumatism otot leher

Pengobatan
• terapi fisik
• pemijatan
• obat-obatan pengendur otot (muscle relaxant)

Tinjauan Kepustakaa Timur

“Salah Bantal” / Tortikolis terjadi akibat
• posisi tidur yang salah
• bantal yang terlalu tinggi atau rendah
• leher terkilir
• tengkuk dan leher terpapar angin dan dingin
semua ini mengakibatkan aliran Qi (energi) dalam meridian sekitar leher terhambat, meridian tendon menjadi tegang sehingga timbul rasa kaku dan nyeri.

Jika anda mengalami hal demikian, cepat-cepatlah mencari pertolongan dengan akupunktur, karena dapat menyembuhkan dengan cepat. Pada kasus baru, 1-2 kali terapi sudah sembuh. Bila kaku leher sudah berlangsung agak lama, perlu penusukan 5-6 kali. Suatu pengobatan yang amat sederhana, murah dan manjur.

Meskipun rongga mulut tidak bermasalah, gigi dan gusi terawat, kebersihan mulut terjaga, sudah menghindari makanan yang berbau, tidak ada penyakit sistemik, tapi masih saja mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Dokter gigi dan dokter penyakit dalam sudah berupaya tetap saja mulut mengeluarkan bau tidak sedap sehingga amat mengganggu dalam pergaulan. Cobalah mencari pengobatan dengan akupunktur.

Metode pengobatan akupunktur dapat membantu anda mengatasi bau mulut yang tidak diketahui penyebabnya dengan hasil yang memuaskan. 

Tinjauan Kepustakaan Barat 

Halitosis adalah suatu keadaan terciumnya bau mulut pada saat seseorang mengeluarkan nafas, biasanya tercium saat berbicara.

Tingkat halitosis saat ini dapat diukur dengan alat Halitometer.

Penyebab bau mulut

1. yang bersumber dari dalam mulut

  •      Kebersihan mulut dan gigi
  •      Jenis makanan yang dimakan
  •      Penyakit pada gigi, mulut dan gusi.

 2. yang bersumber bukan dari dalam mulut    

  •      Penyakit sistemik seperti penyakit ginjal, sirosis hepatis, diabetes melitus, tbc paru 
  •      Penyakit pada saluran pencernaan

 Cara mengatasi bau mulut

  • Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut
  • Mengatur jenis makanan
  • Atasi penyakit sistemik yang mendasarinya

 Tinjauan Kepustakaan Timur 

Timbulnya bau mulut berhubungan dengan unsur “lambung panas“, “bekuan darah“, kelelahan dan lain-lain

Gas dalam mulut merupakan penguapan “panas” dari organ dalam.

“Panas” ini dapat berasal dari :

     1.   “panas”lambung yang menguap ke mulut

      klinis tampak gusi merah bengkak berdarah, kebiasaan makan makanan pedas berlemak.

     2.    timbunan makanan di lambung dan usus yang menghasilkan “panas”

       terdapat gangguan pencernaan, sembelit

·     3.   “reak panas”/ infeksi di paru-paru 

 Peran Akupunktur

Selain menjaga kebersihan gigi mulut dan mengatur jenis makanan, akupunktur dapat mengurangi “panas” dalam lambung dan usus, melancarkan fungsi pencernaan dan mengatasi sembelit sehingga tidak ada lagi “uap panas” tidak sedap yang naik ke mulut dan anda sembuh dari penyakit halitosis.

Akupunktur dilakukan 2-3 kali seminggu sebanyak 8-10 kali.

Rongga mulut bayi masih dangkal dan belum tumbuh gigi, tidak dapat menelan liur yang berkebihan, sehingga ngiler pada bayi adalah hal yang fisiologis. Tapi bila ngiler masih terjadi pada anak di atas tiga tahun perlu mendapat perhatian.
Ngiler bisa terjadi pada keadaan radang selaput lendir mulut dan tenggorokan, kelumpuhan otot pipi, sekuele radang otak, anak dengan keterlambatan pertumbuhan, sehingga terjadi gangguan menelan, dan liur mengalir keluar.

Tinjauan Kepustakaan Timur

Traditional Chinese Medicine beranggapan terjadinya ngiler berhubungan dengan disfungsi organ limpa lambung.
1. defisiensi dan timbunan dingin di limpa-lambung, sehingga tak sanggup “menyerap” liur.
2. timbunan “panas” di rongga perut, lembab panas meluap ke atas.

Terapi
1. jaga kebersihan rongga mulut
2. atasi penyakit yang mendasari
3. hindari makanan yang merangsang
4. akupunktur

peran akupunktur:
akupunktur menguatkan otot-otot menelan, meningkatkan refleks menelan, menghangatkan limpa-lambung yang dingin, menyalurkan lembab panas.

Terapi dilakukan seminggu 2 kali selama 6-10 kali tergantung keadaan pasien.
Bila anak sehat dan normal pertumbuhannya, ngiler cukup diatasi dengan 5-6 kali penusukan.
Bila ada keterlambatan pertumbuhan, selain mengatasi ngilernya akupunktur juga membantu keterlambatan perkembangan anak.

Mimisan kadang terjadi pada anak tanpa ada kelainan pada hidung atau penyakit darah. Tiba-tiba saja anak mimisan, terutama bila udara panas, terpapar terik matahari, kadang tanpa pencetus yang jelas. Darah berhenti setelah ditekan pada cuping hidung. Biasanya anak tetap sehat.
Untuk kasus mimisan seperti ini akupunktur memberi efek penyembuhan yang baik.

 Tinjauan Kepustakaan Barat 

Mimisan adalah satu keadaan pendarahan dari hidung yang keluar melalui lubang hidung.

Pendarahan hidung terjadi akibat lepasnya lapisan mukosa hidung yang mengandung banyak pembuluh darah kecil.

 

Penyebab mimisan

 

Lokal:

·        Trauma seperti mengorek hidung, jatuh, terpukul, benda asing di hidung

·        Pilek dan alergi, membuang ingus terlalu keras

·        Mencium bahan kimia atau gas yang merangsang seperti bensin, asam sulfat, amonia

·        Tumor di hidung

·        Perubahan tekanan atmosfer yang mendadak pada penerbangan atau penyelam

 Sistemik

·        Penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi, kelainan pembuluh darah

·        Kelainan darah seperti gangguan pembekuan darah, turunnya trombosit, leukemia

·        Infeksi sistemik seperti demam tinggi, demam berdarah

·        Penyakit autoimun, gangguan hormonal

·        Merokok, alkohol

·        Mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat pengencer darah, acetosal, ibuprofen

 Pertolongan saat mimisan

1.      Duduk sedikit membungkuk ke depan dan bernafas melalui mulut. (bila tidur terlentang, aliran darah ke hidung bertambah deras dan darah dapat tertelan)

2.      Tekan bagian depan cuping hidung selam 5 menit dan kompres dingin/es pada tulang hidung

3.      Bila setelah 5 menit masih tetap berdarah, bawalah ke dokter atau unit gawat darurat RS

 

Pencegahan

·        jangan mengorek hidung terlalu keras

·        jangan membuang ingus keras-keras

·        hindari asap/ gas bahan kimia

  Tinjauan Kepustakaan Timur 

Organ Paru mengusai Qi ( energi ) seluruh tubuh, dan bermuara di hidung. Organ hati adalah tempat menyimpan darah. Darah dan Qi merupakan satu kesatuan yang memberi nutrisi bagi semua organ. Sedangkan meridian Lambung mengapit cuping hidung, dan meridian Usus Besar berawal di pangkal hidung.

Keadaan “Paru panas” , “api lambung” dan “api hati dapat memacu aliran darah lebih deras dan melukai pembuluh halus di hidung sehingga terjadi perdarahan.

Keadaan Qi yang lemah mengakibatkan pengendalian aliran darah terganggu dan mudah terjadi perdarahan.

 

Penyebab mimisan pada anak

1.      PPL (Penyebab Penyakit Luar)

yaitu segala macam infeksi yang mengakibatkan demam dan darah menjadi panas. Aliran darah yang  lebih cepat keluar melalui pembuluh darah halus di hidung.

 2.      Penyebab dari Organ Dalam 

Disfungsi organ dalam atau energi tubuh yang lemah tidak mampu mengendalikan aliran darah mengalir dalam pembuluh darah sehingga keluar dari pembuluh darah.

Panas” yang tertimbun akibat gangguan fungsi organ memacu aliran darah lebih deras dan keluar melalui hidung

 

3.      Lain-lain

keracunan, trauma, tumor, benda asing

  Peran akupunktur

Akupunktur lebih berperan pada mencegah terjadinya mimisan pada anak yang sering mimisan.

Akupunktur meredakan “api”  dan mendinginkan “panas” yang berlebih sehingga aliran darah di hidung “tenang”, memperkuat kapiler di hidung sehingga tidak terjadi mimisan lagi.

Pengobatan akupuntur dilakukan seminggu dua kali sebanyak 6-10 kali. 

Akupunktur memberi hasil terapi yang sangat baik pada kasus mimisan anak.

Seriawan (stomatitis) di dalam mulut adalah hal sepele, tapi ada sebagian orang yang tidak pernah bebas dari seriawan , yang lama belum sembuh, sudah tumbuh yang baru lagi. Seriawannya sulit sembuh sekalipun sudah ditutul dengan segala macam obat seriawan, makan berbagai jenis vitamin, berkumur dengan obat kumur.
Bila anda mengalami hal demikian, ada baiknya anda mencari pengobatan dengan akupunktur, dan anda akan terbebas dari seriawan berulang.

Tinjauan Kepustakaan Barat

Stomatitis adalah radang pada selaput lendir/mukosa dalam rongga mulut seperti pipi, gusi, bibir, lidah, langit-langit.
Penyebabnya bisa berasal dari keadaan dalam mulut atau bagian dari penyakit sistemik.

Penyebab yang berasal dari keadaan dalam mulut seperti
• Kebersihan mulut yang kurang
• Letak susunan gigi/ kawat gigi
• Makanan /minuman yang panas dan pedas
• Rokok
• Pasta gigi yang tidak cocok
• Lipstik
• Infeksi jamur dan lain-lain.

Bagian dari penyakit sistemik antara lain
• Reaksi alergi : seriawan timbul setelah makan jenis makanan tertentu. Jenis makanan ini berbeda untuk tiap-tiap penderita.
• Hormonal imbalance
• Stres mental
• Kekurangan vitamin dan mineral
• Gangguan pencernaan
• Radiasi.
Seriawan bisa menyerang bayi sampai orang dewasa.

Pengobatan
• Hindari makanan seperti cabai, nenas
• Sembuhkan penyakit atau keadaan yang mendasarinya.
• Pelihara kebersihan mulut dan gigi.
• Antibiotik, kortikosteroid, anti-viral, anti-jamur lokal.

Tinjauan Kepustakaan Timur

Radang selaput lendir mulut ini akibat adanya panas / api berlebihan di dalam badan yang bermanifestasi di selaput lendir mulut.

Ada 2 tipe.
Pertama, tipe ekses panas akibat pola makan yang salah yaitu terlalu banyak konsumsi makanan yang spicy, pedas, tinggi lemak, alkohol.

Kedua, tipe defisiensi Yin sehingga timbul panas palsu dalam badan, orang dengan defisiensi Yin menderita seriawan kronis berulang terutama bila ada kelelahan fisik atau mental, kurang tidur.

Akupunktur bekerja dengan menghilangkan panas yang ekses, mengembalikan keseimbang Yin dan Yang agar selaput lendir mulut tidak menjadi korban panas berlebih dalam badan.
Terapi dilakukan 2-3 kali seminggu sebanyak 8-10 kali

Akupunktur dapat mengobati sinusitis dengan cara memperbaiki keadaan mukosa hidung dan sinus, mengurangi produksi ingus yang berlebih, mengurangi alergi dan menguatkan daya tahan tubuh.

Tinjauan Kepustakaan Barat

Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus paranasalis.
Sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat tulang tengkorak di sekitar wajah. Ada empat pasang rongga di sekitar hidung, yaitu sinus frontalis di bagian dahi, sinus maksilaris di belakang pipi, sinus sphenoid dan sinus ethmoid di belakang rongga mata dan di belakang sinus maksilaris.
Rongga sinus berfungsi untuk meringankan tulang tengkorak.
Dinding sinus terutama dibentuk oleh sel mukosa yang menghasilkan lendir, sel ini memiliki rambut halus (silia) yang selalu bergerak untuk mendorong cairan lendir keluar dari rongga sinus. Udara masuk dari hidung ke dalam sinus melalui lubang yang disebut ostia, lendir yang diproduksi oleh mukosa sinus keluar ke hidung juga melalui ostia.

Penyebab Sinusitis

Pembengkakan pada ostia sehingga lubang drainage buntu, yang mengakibatkan gangguan aliran udara dari dan ke rongga sinus, serta gangguan pengeluaran cairan lendir dari dalam sinus. Lendir yang terkumpul di rongga sinus dalam jangka waktu lama merupakan media tumbuhnya jamur, bakteri dan virus.
Penyebab buntunya ostia adalah demam, flu, alergi, tumor, trauma, pengentalan lendir sinus akibat pemakaian obat antihistamin, penyakit fibrokistik, rusaknya rambut halus (silia) dalam sinus.

Gejala

• sakit kepala
• nyeri daerah wajah
• demam
• perubahan warna ingus
• hidung tersumbat
• nyeri menelan,
• batuk
• postnasaldrip

Pengobatan

• Antibiotika
• Analgetika
• Dekongestan
• Drainase cairan dengan cara pembedahan

Tinjauan Kepustakaan Timur

Hidung merupakan pancaindera yang termasuk dalam sistem paru (sistem pernafasan). Hidung terdiri dari hidung luar, rongga hidung dan rongga sinus.
Organ tubuh yang terlibat baik fungsi fisilogis maupun patologis hidung adalah paru (sistem pernafasan), limpa-lambung ( sistem pencernaan / ketahanan tubuh ), hati-kandung empedu (emosi ), ginjal ( faktor bawaan), jantung (stresor).
Meridian yang melewati sekitar hidung adalah St, Li, Si, Bl, Ht, Du, Ren, Yangjiao.
Penyebab penyakit yang menyerang hidung adalah PPL (cuaca) angin, kering, dingin.

Terapi akupunktur dapat dilakukan sebagai terapi komplementer pada sinusitis akut, karena dapat mempercepat pemulihan mukosa hidung dan sinus, mengurangi alergi pada kasus alergi, meningkatkan daya tahan tubuh.
Untuk kasus sinusitis kronis yang sudah diterapi oleh ahli THT, tapi pasien masih merasakan adanya postnasal drip yang tak sembuh-sembuh, hidung sering mempet atau selalu beringus, ada baiknya mencoba terapi akupunktur.
Akupunktur dapat membatasi penggunaan obat dekongestan, analgetik dan antialergi. Dengan akupunktur yang teratur dapat memperbaiki mukosa hidung dan mukosa sinus, melancarkan hidung yang tumpat, mengurangi alergi, meningkatkan daya tahan tubuh
Terapi dilakukan 2 kali seminggu selama 10 kali.

Anda selalu bersin-bersin di pagi hari, hidung meler dengan ingus yang bening, hidung terasa gatal, dan sudah berlangsung bertahun-tahun tak kunjung sembuh dengan berbagai pengobatan, tapi gejala ini berkurang / hilang bila matahari sudah bersinar dan anda beraktifitas. Dokter yang anda kunjungi akan mengatakan anda menderita rhinitis alergika.
Jika anda ingin terbebas dari keluhan ini, saatnya anda berpaling ke pengobatan dengan akupunktur, karena akupunktur mampu manyembuhkan rhinitis alergika ini.

Tinjauan kepustakaan Barat

Rhinitis alergika merupakan salah satu manifestasi dari alergi yang terjadi di sekitar hidung, dengan tanda dan gejala antara lain:
• Bersin-bersin, terutama saat bangun tidur di pagi hari
• Hidung meler dengan ingus bening atau hidung mampet
• Hidung dan tenggorokan terasa gatal
• Mata gatal atau berair
• Gangguan penghidu
• Selaput lendir hidung tampak membengkak

Ada 2 jenis rhinitis alergika:
1. Rhinitis alergika perennial
2. rhinitis alergika seasonal

rhinitis alergika perennial
• alergi terjadi sepanjang tahun
• alergen yang memicu terutama debu, bulu binatang, tungau, bau bahan-bahan kimia. Alergen ini ditemui sepanjang tahun

rhinitis alergika seasonal
• alergi terjadi pada musim-musim tertentu
• alergen berupa serbuk sari bunga, kayu, rumput dll

Bagaimana rhinitis alergika diobati?
• Hindari alergen.
• Menekan atau menghilangkan gejala yang muncul dan menekan reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan dengan obat-obatan.

Tinjauan kepustakaan Timur

Hidung merupakan bagian dari sistem organ paru, dan paru adalah organ yang paling “manja”, yang paling sensitif terhadap perubahan cuaca / keadaan udara sekitar kita. Bila kemampuan paru beradaptasi atau menangkal perubahan cuaca lemah atau menurun, reaksi hidunglah yang pertama terjadi yaitu hidung gatal, mampet, meler, kadang sampai mata berair.

Akupunktur berefek memperbaiki ketahanan lokal di selaput lendir hidung, mengurangi produksi lendir yang berlebih, melancarkan aliran udara sehingga rasa mempet hilang, menguatkan sistem organ paru.

Terapi dilakukan 2-3 kali seminggu, selama 8-10 kali kunjungan. Diharapkan anda akan sembuh dari keluhan rhinitis alergika ini.