Sindrom ovarium polikistik lebih dikenal dengan nama PCO (PolyCystic Ovarian syndrome)
Setiap 28 hari atau satu siklus haid, umumnya terjadi pematangan satu folikel dari satu ovarium dan dilepaskan sebagai sel telur yang matang. Bila ovarium tidak berhasil melepaskan sel telur dari folikel, maka akan terbentuk kista ovarium.
Kista ovarium merupakan kantong berdinding tipis berisi cairan yang berada di dalam ovarium. Folikel yang berdiameter lebih dari dua sentimeter disebut kista ovarium.
Kista ovarium kecil dapat terjadi pada wanita sehat, tapi bila terdapat dalam jumlah yang lebih akan mengganggu pertumbuhan dan pematangan sel telur, sehingga tidak terjadi ovulasi.
SOPK atau Sindrom Ovarium Polikistik adalah sindrom adanya kista ovarium disertai kelainan produksi endokrin kompleks berupa meningkatnya hormon androgen, diabetes yang resisten insulin, resiko kardiovaskuler, dll.
Gejala yang timbul akibat hiperandrogen berupa gangguan ovulasi, gangguan haid, jerawat, penambahan berat badan, pertumbuhan bulu yang berlebihan di daerah laki-laki seperti kumis, bulu di lengan dan tungkai.
Karena tidak terjadi ovulasi, maka haid pun tidak datang sehingga mengganggu kesuburan dan terjadi infertilitas.
Angka kejadian SPOK 4-7 % dari wanita usia subur. Biasanya SPOK terdiagnosa setelah sekian tahun menikah belum juga hamil dan memeriksakan diri ke dokter kandungan.
Penatalaksanaan
- Diet dan olahraga untuk menurunkan berat badan.
- Perbanyak makan sayur dan buah yang kaya vitamin A, karotenoid dan vitamin B; hindari daging, keju, gorengan, alkohol, kafein; serta kurangi gula.
- Pil KB untuk regulasi haid
- Metformin untuk menurunkan gula darah
- Obat-obatan yang merangsang pematangan sel telur
Peran akupunktur
Haid bisa terjadi jika terdapat cukup darah dalam rahim, aliran darah yang cukup ke dalam rahim merefleksikan fungsi/aktifitas organ baik, antara lain organ pembentuk darah, organ penyimpan darah, organ sirkulasi darah, organ pembawa cikal genetik.
Akupunktur dapat memberi kontribusi memperbaiki siklus haid.
Pada kasus PCO, akupunktur dapat membantu menyembuhkan jerawat, memperbaiki metabolisme, menurunkan berat badan.
Akupunktur juga melancarkan sirkulasi darah daerah rongga panggul, daerah ovarium, sehingga dapat membantu proses pertumbuhan dan pematangan folikel.
Bila terapi hormon atau obat pemacu pematangan sel telur digabungkan dengan akupunktur, diharapkan pertumbuhan dan pematangan sel telur dapat lebih optimal, sehingga dapat terjadi ovulasi.
Ovulasi inilah yang diharapkan, sehingga memungkinkan terjadinya pembuahan dan kehamilan. Inilah yang dinanti-nantikan oleh wanita penderita PCO yang sedang menantikan buah hati.
Mudah-mudahan akupunktur membantu wanita dengan PCO lebih cepat hamil.